Dengan Keyakinan Ilahiyya Aku Menikah — INTERNUSA
Close

Dengan Keyakinan Ilahiyya Aku Menikah

Aku Menikah Bukan Untuk Kecewa,
Aku Menikah Bukan Untuk Marah-marah,
Aku Menikah Bukan Untuk berprasangka buruk
Aku Menikah Bukan Untuk bersedih hati
Tapi Aku menikah untuk….
“Dunia Bahagia Akhirat Surga”

Saat kita melihat fenomena pernikahan yang terjadi dinegri ini, sangat banyak kita temukan keluarga yang tidak bahagia dalam membina kehidupan rumah tangga. Begitu banyak hubungan yang memprihatinkan antara pria dan wanita hingga timbul masalah-masalah seperti perzinahan, perceraian, perselingkuhan, pemerkosaan, kekerasan dalam rumah tangga, pernikahan yang tidak diakui, poligami tersembunyi, homoseksual, lesbian, dan lain-lainnya ditambah masalah ketidakperawanan dan ketidakperjakaan pasangan sebelum menikah.

Semua manusia, meningininkan suatu pernikahan yang menghantarkan kepada kebahagiaan, namun jika salah dalam menentukan tujuan tentunya malah akan menimbulkan malapetaka bahkan kehancuran. Oleh kerenanya tujuan yang jelas dalam sebuah pernikahan merupakan kunci dari keberhasilan dalam membentuk rumah tangga. Sekali lagi saya ulangi “Tujuan yang jelas merupakan kunci keberhasilan dalam pernikahan”.

Ilustrasi : Jika anda bekerja disebuah perusahaan tentunya anda akan melakukan apa saja agar bagaimana tujuan perusahaan itu dapat tercapai bukan? Demikian juga dalam pernikahan, jika anda telah menentukan apa tujuan hidup anda menikah maka apapun akan anda lakukan agar tujuan itu terwujud.
Apa yang terjadi jika manusia tidak mempunyai tujuan hidup yang jelas?

Kebahagiaan seseorang sangat dipengaruhi oleh keyakinan yang ia miliki, dan keyakinan setiap orang-pun berbeda-beda, seperti layaknya anak tangga, “KEYAKINAN” pada diri seseorangpun bertingkat-tingkat. Seseorang tidak akan dapat mempunyai keyakinan yang ada ditingkat ketiga bila ia belum memiliki keyakinan yang berada dianak tangga pertama dan kedua. Seperti halnya seorang seorang siswa sekolah dasar tidak akan dapat memahami akar bilangan 625 adalah sama dengan 25, bila ia sebelumnya tidak mengerti mengenai penjumlahan dan perkalian dari suatu bilangan, dengan kata lain anak yang langsung dinaikan kekelas enam tidak akan mungkin mengerti pelajarannya jika ia tidak melalui pelajaran kelas 1,2,3,4 dan 5 terlebih dahulu.

TRAINING “Dengan Keyakinan Ilahiyyah Aku Menikah” disusun dengan mengikuti pola seperti tangga yang dijabarkan dalam model training untuk sebuah pelatihan pernikahan, hingga akhirnya kita mampu memahaminya secara optimal. Kita tidak disarankan untuk membaca Bab selanjutnya bila bab yang dipelajari sebelumnya tidak dimengerti dan tidak diyakini, karena keyakinan akan menentukan sikap kita.
Bagi kita yang ingin merasakan kenaikan tingkat yang lebih tinggi, anda bisa mendapatkannya dimana saja, salah satunya dengan megikuti tafakuran, bedah buku dan Training pernikahan yang diselengarakan oleh penulis dibeberapa tempat pelatihan di Indonesia, dimana dalam kegiatan itu anda akan dihantarkan dan diajak untuk memfungsikan akal, pikiran dan hati untuk meraih kebenaran-kebenaran hakiki sehingga merasakan kebahagiaan berumah tangga sebenarnya. InsyaAllah….

Kebijakan Kerjasama

  • Start Date: Kesepakatan
  • Years Old: 25-45 Th
  • Class Size: Motivasi, Training
  • Class Duration: Motivasi/Seminar (2-4 Jam), Training (1-2 Hari)
  • Transportation: Difasilitasi*
  • Morning Foods: Difasilitasi*
  • Class Starff: 1-2 Pembicara, 1 co